Tips Mendaki Gunung, Mendaki Gunung, Gunung Indonesia

Selasa, 17 April 2018

Gaya Baju Batik Pekalongan Terbaru Yang Wajib Kalian Tahu

Jual Batik, Toko Batik Online, Toko Batik, Batik Couple, Batik Embos, Batik Embos Pekalongan, Batik Embos Prada, Batik Modern, Beli Batik Online, Grosir Baju Batik, Grosir Batik, Grosir Batik Embos, Grosir Batik Murah, Grosir Batik Pekalongan, Harga Batik, Harga Kain Batik, Jual Baju Batik, Jual Batik Couple,  Jual Batik Embos, Jual Batik Murah, Jual Batik Pria, Jual Batik Wanita, Jual Kain Batik, Kulakan Batik, Kain Batik Pekalongan, Kain batik priting, Kain Batik Prada, Kain Batik Cap, Kain Batik, Bahan Batik, Jual Batik Online, Batik Emboss, Gamis Batik, Batik Pekalongan, Model Baju Batik, Model Baju Batik Terbaru, Model Batik, Model Batik Modern, Baju Batik Pekalongan, Batik Couple Keluarga, Couple Baju Batik, Jasa Cetak Batik, Seragam Batik, Tas Batik, Motif Batik Pekalongan, Kain Embos Adalah, Batik Jambi, Kain Batik Jambi, background batik modern, Batik Unik, Cetak batik Umroh, Batik Unik, Baju Batik Muslim, Baju Batik Couple, Baju Batik Wanita, Baju Batik Kerja , Baju Batik Modern, Batik Anak

Salah satu daerah di Indonesia yang membuat kain batik adalah wilayah Pekalongan. Batik pekalongan merupakan salah satu jenis batik yang banyak disukai oleh sebagian besar orang Indonesia. Tidak hanya pencinta dari dalam negeri saja, sampai dari luar negeri sekalipun juga menyukai batik khas dari wilayah pekalongan ini. Batik dari pekalongan yang mendapat nilai filosofi tersendiri inilah yang menjadikan daya tarik untuk orang yang memakainya. Di Indonesia juga banyak daerah – daerah yang menjadi pembuat batik, akan tetapi batik yang asal dari pekalongan inilah yang belimpah diminati oleh masyarakat luas.
Batik dari pekalongan ini diminati karena menggunakan corak batik yang khas dan juga bisa dijadikan berbagai macam jenis baju batik dengan model yang beraneka ragam, baik akan dikenakan untuk menghadiri acara – acara formal bahkan untuk digunakan setiap hari. Ketika kamu akan membeli batik untuk kalian dipakai maka diserasikan dengan tujuan anda membeli baju batik tersebut. Apakah untuk gunakan dalam kegiatan sehati – hari atau untuk menghadiri acara – acara formal. Dengan demikian maka kalian bisa menyesuaikan bahan yang dipakai pada kain batik tersebut.

Model Baju Batik

Untuk kalian yang ingin menentukan model – model dari baju batik yang akan kalian gunakan sekarang ini sangat banyak model baju batik yang bisa kalian pilih. Seperti misalnya kemeja batik yang bisa kamu dipakai untuk menghadiri kegiatan resmi atau semi resmi. Kamu bisa mengenakan kemeja batik untuk baju kerja kamu. Dengan menggunakan baju kemeja batik bisa membuat penampilan menggunakan terlihat lebih keren. Kamu bisa mengenakan model kemeja yang lebih simple dengan bahan yang nyaman digunakan. Untuk memakai yang ingin memakai batik untuk acara resmi maka anda bisa menggunakan model batik dress yang dikombinasikan dengan jenis kain lainnya. Dengan memberikan kombinasi kain lain pada kain batik maka bisa memberikan kesan menarik dan indah pada gaun kalian. Gaun untuk acara pesta atau acara formal tak harus 100% dari kain batik aja, namun dengan gabungan yang tepat dapat lebih mempercantik gaun kalian. Terapkan bahan sutera pada gaun kalian agar terlihat lebih resmi.
Batik Kombinasi
Model Batik Modern
Toko Batik Online
Toko Batik Terbaik

Menentukan toko batik khas pekalongan yang berkualitas bisa anda jumpai di Dita Kencana Batik. Dita Kencana Batik banyak dipilih oleh masyarakat ketika akan membeli berbagai macam batik baik dalam jenis baju batik, kain batik, bahkan juga beraneka ragam pernak pernik yang berasal dari bahan batik. Dita Kencana Batik juga membagikan gambaran baju batik unik yang bisa kamu dapatkan dengan memakai berbagai macam bahan. Jika kamu ingin memakai batik untuk dikenakan dalam aktivitas sehari – hari anda maka anda bisa menentukan jenis bahan kain cotton, tapi jika kalian ingin menggunakan batik untuk pergi ke acara formal maka anda bisa memilih jenis bahan sutera.
Untuk kamu anak – anak muda, Dita Kencana batik juga memiliki berbagai macam model baju batik yang dimodifikasi sebagaimana rupa supaya bisa tetap trendy dan tidak terlihat kuno. Bukan hanya memiliki toko offline saja, kamu bisa mengunjungi toko batik online milik Dita Kencana Batik. Sehingga bisa membuat kamu lebih leluasa dalam memilih batik yang kalian mau. Untuk masalah harga juga terjangkau dan dari model satu dengan yang lainnya tentu saja berbeda harga yang ditawarkannya. Sehingga sangat cocok untuk kalian yang mencari toko batik berkualitas bagus dengan harga terjangkau.
Hubungi kami :
WhatsApp: 081316575869
Telepon: 085211722399

BBM: D5FACA30

Kamis, 16 Maret 2017

SURVIVAL

A Very Beautiful Moment When Traveling To Kelapa Island


Kemana? Kapan? Pertanyaan itu yang selalu saya tanyakan kepada kawan sekantor saya yang sama-sama pencinta Adventure dan travelling. bosan karena kemarin tahun 2014 kami hanya merayakan dirumah masing-masing kami mengatur rencana agar melakukan perjalan yang tak akan di lupakan lagi. akhirnya Pulau Kelapa Part 2 akan kami lakukan pada tanggal 3 januari 2014, seperti biasa kebiasaan kami mengajak semuanya berlibur awalnya yang ingin ikut banyak, dan nyatanya di hari H hanya 3 orang dan 1 pacar teman kami. yaitu, Saya sendiri Novri Ekadito, Anwar, Iqbal, Cebong anyut.

Karena saya dan anwar bedomisilli di bogor saya dan anwar akan berangkat mengunakan kereta pertama, sedangkan Iqbal yang berdomisilli di tanjung priuk harus menjeput kekasihnya di daerah tanggerang, dan dia harus menginap kost'an Malik karena tidak mungkin harus pulang lagi ke tanjung priuk.

Saya terbangun jam 4 pagi, 3 januari 2014 karena alarm saya berbunyi, setelah saya mulai benar-benar sadar saya menyiapkan semua barang-barang yang akan di bawan sampai hampir jam 5 pagi, dan saya binggung tumben Anwar kali ini tidak bawel menelpon, sms, dan bbm saya, jam sydah menunjukan jam 5:20, karena khawatir anwar lupa saya menelponya, dan ternyata benar, anak satu itu masih tertidur. Akhirnya saya marah menyuruh dia bergegas.

Jam 6:00 3januari kami sampai di stasiun Bojong Gede, karena saya tidak tau harus membeli tiket apa dan bbm saya juga belum di balas anwar saya tanya saja pada penjual tiket. Dia mengatakan kalau ke Angke turun di stasiun Duri. akhirnya saya membeli tiket itu. setelah bertemu Anwar ketereta pertama datang. kami berdua langsung naik dan mencari bangku yang masih kosong. dan ternyata kereta pagi itu sudah penuh sesak. Pas mau memasuki stasiun Gambir kereta tiba-tiba berhenti, sekita 30 menit berhenti kereta mulai jalan kembali jam sudah menunjukan jam 7:45, akhirnya kami sampai di stasiun kota jam 8:20menit, sampai-sampai Iqbal menelpon kami terus menerus.

Tiba juga kami di dermaga Angke tapi kami kaget karena disan sudah tidak ada kapal penyebrangan lagi, berkali bertany


Minggu, 06 Juli 2014

Tips Mendaki Gunung

Mendaki gunung diperlukan persiapan yang cukup. Seringkali kegiatan latihan fisik tidak disiapkan dengan baik.  Dalam mendaki gunung ditentukan oleh faktor ekstern dan intern. Kebugaran fisik mutlak diperlukan.

Pendaki gunung legendaris asal Inggris, Sir George Leigh Mallory, kerap menjawab pendek pertanyaan mengapa ia begitu “tergila-gila” naik gunung. “Because it is there,” ujarnya. Jawaban itu menggambarkan betapa luas pengalamannya mendaki gunung dan bertualang.

Selain jawaban itu, masih banyak alasan mengapa seseorang mendaki gunung atau menggeluti kegiatan petualangan lainnya. Mereka punya alasan lebih panjang dari Mallory. Dalam halaman awal buku pegangan petualangan yang dimiliki seluruh anggotanya tertulis, “Nasionalisme tidak dapat tumbuh dari slogan atau indoktrinasi. Cinta tanah air hanya tumbuh dari melihat langsung alam dan masyarakatnya. Untuk itulah kami naik gunung”.

Yang jelas, tidak seorang petualang alam-komunitas di Indonesia lebih senang menggunakan istilah pencinta alam-melakukan kegiatan itu dengan alasan untuk gagah-gagahan. Karena bukan untuk gagah-gagahan, maka sebaiknya tidak ada istilah “modal nekad” dalam mendaki gunung.

Bagaimanapun, gunung dengan rimba liarnya, tebing terjal, udara dingin, kencangnya angin yang membuat tulang ngilu, malam yang gelap dan kabut yang pekat bukanlah habitat manusia modern. Bahaya yang dikandung alam itu akan menjadi semakin besar bila pendaki gunung tidak membekali diri dengan peralatan, kekuatan fisik, pengetahuan tentang alam, dan navigasi yang baik. Tanpa persiapan yang baik, naik gunung tidak bermakna apa-apa.


Secara umum, ada dua faktor yang mempengaruhi berhasil tidaknya pendakian gunung yaitu :

   1. Faktor Ekstern
      Faktor ekstern adalah faktor yang berasal dari luar diri pendaki. Cuaca, kondisi alam, gas beracun yang dikandung gunung dan sebagainya yang merupakan sifat dan bagian alam. Karena itu, bahaya yang mungkin timbul seperti angin badai, pohon tumbang, letusan gunung atau meruapnya gas beracun dikategorikan sebagai bahaya objektif (objective danger). Seringkali faktor itu berubah dengan cepat di luar dugaan manusia.Tidak ada seorang pendaki pun yang dapat mengatur bahaya objektif itu. Namun dia dapat menyiapkan diri menghadapi segala kemungkinan itu.
   2. Faktor Intern
      Faktor yang berasal dari diri pendaki yang memncakup segala persiapan, dan kemampuannya faktor kedua ini yang berpengaruh pada sukses atau gagalnya mendaki gunung.

Bila pendaki tidak mempersiapkan pendakian, maka dia hanya memperbesar bahaya subyektif. Misalnya, bahaya kedinginan karena pendaki tidak membawa jaket tebal atau tenda untuk melawan dinginnya udara dan kencangnya angin. Tidak bisa ditawar, mendaki gunung adalah kegiatan fisik berat. Karena itu, kebugaran fisik adalah hal mutlak. Untuk berjalan dan menarik badan dari rintangan dahan atau batu, otot tungkai dan tangan harus kuat.

Untuk menahan beban ransel, otot bahu harus kuat. Daya tahan (endurance) amat diperlukan karena dibutuhkan perjalanan berjam-jam hingga hitungan hari untuk bisa tiba di puncak. Bila tidak biasa berolahraga, calon pendaki sebaiknya melakukan jogging dua atau tiga kali seminggu, dilakukan dua hingga tiga minggu sebelum pendakian. Mulailah jogging tanpa memaksa diri, misalnya cukup 30 menit dengan lari-lari santai.

Tingkatkan waktu dan kecepatan jogging secara bertahap pada kesempatan berikutnya. Bila kegiatan itu terasa membosankan, dapat diselingi dengan berenang. Dua olahraga itu sangat bermanfaat meningkatkan endurance dan kapasitas maksimum paru-paru menyedot oksigen (Volume O2 maximum/VO2 max). Latihan push up, sit up, pull up sebaiknya juga dilakukan untuk memperkuat otot-otot.

Saking semangatnya, pendaki kerap kali ingin segera mencapai puncak, apalagi bila kegiatan itu dilakukan berkelompok. Persaingan untuk berjalan paling cepat, paling depan, dan menjadi orang pertama memijak puncak, sebaiknya ditinggalkan. Mendaki gunung yang baik justru melangkah perlahan dalam langkah-langkah kecil dan dalam irama tetap. Dengan berjalan seperti itu, pendaki dapat mengatur napas, dan menggunakan tenaga seefisien mungkin.

Bagaimanapun mendaki merupakan pekerjaan melelahkan. Selain itu, keindahan alam dan kebersamaan dalam rombongan, sering menggoda pendaki untuk banyak berhenti dan beristirahat di tengah jalan. Bila dituruti terus, bukan tidak mungkin pendakian malah gagal mencapai puncak. Karena itu, cobalah membuat target pendakian. Misalnya, harus berjalan nonstop selama satu jam, lalu istirahat 10 menit, kembali mendaki selama satu jam dan seterusnya. Lakukan hal ini hingga mencapai puncak atau hari telah sore untuk berkemah.

Pada medan perjalanan yang landai, target waktu seperti itu dapat diganti dengan target tempat. Caranya, tentukanlah titik-titik target di peta sebagai titik beristirahat.

Buatlah jadwal rencana kegiatan sehingga waktu yang tersedia digunakan seefektif mungkin dalam bergiat di alam. Jadwal itu memungkinkan pendaki menghitung berapa banyak makanan, pakaian, peralatan harus dibawa, dan dana yang harus disiapkan. Jadwal itu antara lain mencakup keberangkatan, jadwal dan rute pendakian, kapan tiba di puncak, jadwal dan rute pulang, dan seterusnya.

Jadwal pendakian perhari dapat lebih dirinci dengan berapa jam jatah pendakian, pukul berapa dimulai dan kapan berhenti serta seterusnya. Untuk menghindari beban bawaan terlalu berat, hindari membawa barang-barang yang tidak perlu. Misalnya, cukup membawa baju dan celana tiga atau empat stel meski pendakian memerlukan waktu cukup lama. Satu stel pakaian dikenakan saat berangkat dari rumah hingga kaki gunung dan saat pulang. Satu stel sebagai baju lapangan saat mendaki.

Satu stel yang lain sebagai baju kering yang digunakan saat berkemah. Rain coat dan payung dapat dicoret dari barang bawaan bila telah membawa ponco. Bila telah membawa lilin, cukup membawa batu batere seperlunya untuk menyalakan senter dalam keadaan darurat. Piring dapat ditinggal di rumah karena wadah makanan dapat menggunakan rantang memasak atau cangkir.

Bila barang perlengkapan telah terkumpul, masukkan semua ke dalam ransel. Jangan biarkan ada sejumlah barang seperti cangkir atau sandal diikat di lua ransel. Selain tidak sedap dipandang, risiko hilang selama pendakian, amat besar. Meski demikian, ada beberapa barang yang ditolerir bila ditaruh di luar ransel dan diikat dengan tali webbing ransel. Misalnya, matras karet dan tiang tenda.

Namun, yakinkan, semua telah diikat dengan kencang. Menaruh barang di dalam ransel amat berbeda dengan cara memasukkan buku-buku pelajaran dalam daypack (ransel kecil yang biasa digunakan ke sekolah). Buku pelajaran, baju praktikum, kalkulator dapat kita cemplungkan begitu saja ke dalam daypack. Sebaliknya, barang-barang pendakian harus dimasukkan dalam ransel dengan aturan tertentu sehingga mengurangi rasa sakit saat memanggul dan menghindari ruang kosong dalam ransel


Prinsip pengepakan barang dalam ransel:

   1. Letakkan barang ringan di bagian bawah dan barang berat di bagian atas.
   2. Barang-barang yang diperlukan paling akhir (misalnya peralatan kemping dan tidur), ditaruh di bagian bawah dan barang yang sering dikeluar-masukkan (seperti jaket, jas hujan, botol air) di bagian atas.
   3. Jangan biarkan ada ruang kosong dalam ransel. Contoh, manfaatkan bagian dalam panci sebagai tempat menyimpan beras. Untuk itu, langkah pertama mengepak perlengkapan pendakian adalah mengelompokkan barang menurut jenis, seperti:
      - Pakaian dan kantung tidur,
      - Alat memasak,
      - Tenda,
      - Makanan.

Bungkus kelompok-kelompok barang itu dalam kantong-kantong plastik agar mudah dicari. Sebagian besar pendaki menganggap, mengepak barang merupakan seni tersendiri dan kerap mengasyikkan.

Pengetahuan Dasar Pendaki Gunung

Dalam mendaki gunung atau menjelajah alam, pelaku juga harus memasak, makan, tidur, dan membersihkan diri. Semua dilakukan sendiri. Untuk itu, pendaki tidak dapat menghindari barang bawaan yang relatif banyak dan berat. Perlengkapan apa saja yang diperlukan untuk pendakian? Perlengkapan seorang pendaki berupa sepatu, baju dan celana, jaket, ponco atau rain coat, dan ransel.

Sepatu mendaki yang baik selain melindungi kaki dari luka, juga harus nyaman saat dipakai meski membawa beban berat di medan licin, berbatu-batu, dan curam. Jenis sepatu boot paling cocok untuk kegiatan ini, karena melindungi pergelangan hingga mata kaki dari kemungkinan terkilir. Pilihlah sol sepatu dengan kembang besar, ceruk yang dalam dan memiliki tumit. Sol seperti ini memungkinkan pemakai dapat mencengkeram permukaan meski kondisinya ekstrim (curam, licin, atau berbatu-batu).

Pakaian ideal saat mendaki di gunung tropis adalah yang relatif tebal dan menyerap keringat, celana yang tidak kaku dan ringan guna melindungi kaki dari goresan duri. Baju dari katun atau wool cukup ideal. Sayang bila telah basah, katun tidak mampu menghangatkan badan. Baju dari bahan sintetis semisal polyesters dan acrylics sedikit menyerap keringat tetapi cepat kering.

Sementara bahan nilon sebaiknya tidak digunakan karena tidak menyerap keringat sehingga keringat akan tetap menempel di badan. Sebaliknya, nylon amat baik menahan hujan, sehingga banyak digunakan sebagai ponco. Saat mendaki, hindari pemakaian pakaian berbahan jeans. Bahan ini sukar kering dan berat saat basah. Bila mendaki medan yang dirimbuni pepohonan atau semak tinggi, di mana terpaan angin tidak kencang, hindari mengenakan jaket saat berjalan. Selain menahan keringat menempel di badan, jaket juga membuat tubuh merasa gerah karena selama berjalan suhu tubuh meningkat akibat pembakaran zat makanan untuk menghasilkan energi.

Pada saat istirahat, di sela pendakian, pembakaran berkurang. Dinginnya temperatur di pegunungan dan hembusan angin maka pendaki akan menghadapi perbedaan drastis temperatur. Oleh karena itu, saat beristirahat, sebaiknya pendaki mengenakan jaket atau sweater tebal. Bila beristirahat saat hujan, sebaiknya mengganti baju jalan yang basah dengan baju kering. Jaket sebaiknya digunakan menahan dingin di puncak atau di lokasi kemping saat akitivitas tidak segiat saat berjalan. Pilihlah jaket yang berbahan isian (down jacket). Jaket jenis ini cukup tebal dan penahan dingin yang baik.

Kelemahannya, relatif berat dan memakan banyak tempat dalam ransel. Jaket lain sebaiknya dibawa adalah yang memiliki dua lapisan (double layer). Lapisan dalam biasanya berbahan penghangat dan menyerap keringat seperti wool atau polartex, sedang lapisan luar berfungsi menahan air dan angin. Kini, teknologi tekstil sudah mampu memroduksi Gore-tex, bahan jaket yang nyaman dipakai saat mendaki. Bahan itu memungkinkan kulit tetap “bernapas”, tidak gerah, mengeluarkan uap keringat, mampu menahan angin (wind breaking) dan resapan air hujan (water proof). Sayang, bahan ini masih mahal, rata-rata berharga di atas Rp 1 juta.

Perlengkapan vital pendakian lainnya adalah ransel. Kini banyak jenis ransel-terutama berangka dalam-dijual di pasaran. Fungsi rangka selain menyangga badan ransel tetap tegak, mencegah barang di dalamnya bergeser, dan menjaga jarak antara punggung pemakai dari ransel. Akibatnya, barang-barang keras yang dibawa tidak menyakitkan. Ransel yang baik dilengkapi tali pengatur sabuk penggendok atau sandang bahu, sandang pinggang, atau sabuk pinggang. Sabuk dan tali pengatur itu akan membuat pemakainya nyaman memanggul ransel beserta isinya.

Bila pendaki ingin membawa barang bawaan ke bahu dan punggung, kencangkan tali pengatur sandang bahu dan longgarkan sabuk pinggang. Sebaliknya, bila beban ingin ditopang punggung dan pinggang, kencangkan tali sabuk pinggang dan kendorkan tali sandang bahu. Ransel berdisain baik, bila rangka bagian bawah, saat dipakai, ada di sekitar pinggang sedang lengkungan rangka atas sesuai lengkungan tulang punggung pemakai. Ransel yang memiliki beberapa kantung di penutup atau badan, memiliki banyak keuntungan.

Barang-barang kecil seperti botol air minum, jaket, atau kamera yang sering dikeluar-masukkan selama pendakian, dapat ditaruh di situ. Dengan demikian, pendaki tidak perlu membuka-tutup dan mengacak-acak isi ruang utama ransel.

Oleh karena itu, pilihlah ransel berbahan nilon atau kanvas. Nilon selain kedap air juga ringan. Sebaliknya, kanvas relatif berat terutama pada waktu basah. Akan tetapi, kanvas lebih kuat terhadap goresan

Persiapan Mendaki Gunung

Persiapan umum untuk mendaki gunung antara lain kesiapan mental, fisik, etika, pengetahuan dan ketrampilan.

   1. Perencanaan pendakian

  •     Hal hal yang perlu diperhatikan dlm perencanaan pendakian :
  •     Mengenali kemampuan diri dalam tim dalam menghadapi medan
  •     Mempelajari medan yang akan ditempuh
  •     Teliti rencana pendakian dan rute yang akan ditempuh secermat mungkin
  •     Pikirkan waktu yangdigunakan dalam pendakian
  •     Periksa segala perlengkapan yang akan dibawa

   1. Perlengkapan perjalanan

    * Perlengkapan dasar
      Perlengkapan jalan : sepatu , kaoskaki , celana , ikat pinggang , baju , topi , jas hujan dll
      Perlengkapan tidur : sleeping bag , tenda, matras dll
      Perlengkapan masak dan makan: kompor , sendok , makanan , korek dll
      Perlengkapan pribadi : jarum , benang , obat pribadi , sikat , toilet paper dll
      Ransel / carrier
    * Perlengkapan pembantu
      Kompas , senter , pisau pinggang , golok tebas , P3K, Peta , busur drajat ,pengaris , pensil, Alat komunikasi (Handy talky) , survival kit ,GPS, Jam tangan,dll.
   1. Packing atau menyusun perlengkapan kedalam ransel

  • Kelompokkan barang barang sesuai dengan jenis jenisnya masukkan dalam kantong plastik
  • Letakkan barang barang yang ringan dan jarang penggunananya (mis : Perlengkapan tidur) pada yang tempat paling dalam, barang barang yang sering digunakan dan vital letakkan sedekat mungkin dengan tubuh dan mudah diambil Tempatkan barang barang yang lebih berat setinggi dan sedekat mungkin dengan badan / punggung.
  • Checklist barang barang tsb.

Macam-macam penyakit yang sering dihadapi oleh pendaki:


Sumber : Dari berbagai sumber

Sabtu, 28 Juni 2014

Penyakit Yang Sering Mengenai Pendaki Gunung

Penyakit Pendaki Gunung, Jenis Dan Cara Penanganan


Mendaki gunung menyenangkan, tapi kalian jangan sampai lupa kondisi badan dalam kegiatan alam bebas. Karena penyakit yang jarang kita temui di sekitar kita, tapi mudah kita temui dan alami dalam pendakian gunung. Misalnya suhu yang tinggi bisa menyebabkan sakit kelainan panas, yang bisa di bedakan menjadi 3 macam.


1. Heat Cramps Heat Cramps ( Kram Karena Panas ) adalah kejang otot hebat akibat keringat berlebihan, yang terjadi selama melakukan aktivitas pada cuaca yang sangat panas.
Heat cramps disebabkan oleh hilangnya banyak cairan dan garam ( termasuk natrium, kalium dan magnesium ) akibat keringat yang berlebihan, yang sering terjadi ketika melakukan aktivitas fisik yang berat. Jika tidak segera diatasi, Heat Cramps bisa menyebabkan Heat Exhaustion.

Gejalanya :
- Kram yang tiba – tiba mulai timbul di tangan, betis atau kaki.
- Otot menjadi keras, tegang dan sulit untuk dikendurkan, terasa sangat nyeri.


Penanganannya :
- Dengan meminum atau memakan minuman / makanan yang mengandung garam.

2. Heat Exhaustion Heat Exhaustion ( Kelelahan Karena Panas ) adalah suatu keadaan yang terjadi akibat terkena /terpapar panas selama berjam – jam, dimana hilangnya banyak cairan karena berkeringat menyebabkan kelelahan, tekanan darah rendah dan kadang pingsan.
Jika tidak segera diatasi, Heat Exhaustion bisa menyebabkan Heat Stroke.

Gejalanya :
- Kelelahan.
- Kecemasan yang meningkat, serta badan basah kuyup karena berkeringat.
- Jika berdiri, penderita akan merasa pusing karena darah terkumpul di dalam pembuluh darah tungkai, yang melebar akibat panas.
- Denyut jantung menjadi lambat dan lemah.
- Kulit menjadi dingin, pucat dan lembab.
- Penderita menjadi linglung / bingung terkadang pingsan.

Penanganannya :
- Istirahat didaerah yang teduh.
- Berikan minuman yang mengandung elektrolit.

3. Heat Stroke adalah suatu keadaan yang bisa berakibat fatal, yang terjadi akibat terpapar panas dalam waktu yang sangat lama, dimana penderita tidak dapat mengeluarkan keringat yang cukup untuk menurunkan suhu tubuhnya. Jika tidak segera diobati, Heat Stroke bisa menyebabkan kerusakan yang permanen atau kematian. Suhu 41° Celsius adalah sangat serius, 1 derajat diatasnya seringkali berakibat fatal.
Kerusakan permanen pada organ dalam, misalnya otak bisa segera terjadi dan sering berakhir dengan kematian.

Gejalanya :
- Sakit kepala.
- Perasaan berputar ( vertigo ).
- Kulit teraba panas, tampak merah dan biasanya kering.
- Denyut jantung meningkat dan bisa mencapai 160-180 kali/menit ( normal 60-100 kali / menit ).
- Laju pernafasan juga biasanya meningkat, tetapi tekanan darah jarang berubah.
- Suhu tubuh meningkat sampai 40 – 41° Celsius, menyebabkan perasaan seperti terbakar.
- Penderita bisa mengalami disorientasi ( bingung ) dan bisa mengalami penurunan kesadaran atau kejang.

Penanganannya :
- Pindahkan korban dengan segera ketempat yang sejuk, buka seluruh baju luarnya.
- Bungkus korban dengan selimut yang sejuk dan basah. Usahakan agar selimut tetap basah. Dinginkan korban hingga suhunya mencapai 380 Celcius.
- Saat temperatur mencapai 380 celcius, ganti selimut basah dengan yang kering, lanjutkan perawatan pada korban secara hati – hati.

Dan ada juga penyakit yang lazim di alami dalam kegiatan pendakian gunung. Yakni:
Mountain Sickness ( Penyakit Gunung )
Penyebab utamanya adalah penurunan kadar oksigen didalam darah karena berada diketinggian tertentu. 

Faktor yang bisa menjadi penyebabnya adalah :
- Kurangnya aklimatisasi ( proses penyesuaian dua kondisi lingkungan yang berbeda ).
- Pergerakan mencapai ketinggian tertentu yang terlalu cepat.

Gejala mountain sickness antara lain :
- Pusing.
- Nafas sesak.
- Tidak nafsu makan.
- Mual terkadang muntah.
- Badan terasa lemas, lesu, malas.
- Jantung berdenyut lebih cepat.
- Penderita sukar tidur.
- Muka pucat, kuku dan bibir terlihat kebiru-biruan.

Penanganannya :
- Beristirahat yang cukup, pada umumnya gejala ini akan hilang dengan sendirinya setelah beristirahat selama 24 s/d 48 jam.
- Jika kondisi tidak membaik turunkan si-penderita dari ketinggian tersebut, sekitar 500 s/d 600 meter.

Hipotermia adalah suatu kondisi dimana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu tubuh kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin. Hipotermia juga dapat didefenisikan sebagai suhu bagian dalam tubuh di bawah 35° C. Tubuh manusia bisa mengatur suhu pada termonetral, yaitu antara 36,5-37,5° C. Di luar suhu tersebut, respons tubuh untuk mengatur suhu akan aktif menyeibangkan produksi panas dan kehilangan panas dalam tubuh.

Gejala Hypothermia antara lain :
- Menggigil.
- Dingin, pucat, kulit kering.
- Berhayal yang tidak-tidak seperti kesurupan, bahkan sampai melepas seluruh pakaiannya.
- Jatuh kesadaran.
- Bernapas pelan dan pendek.
- Denyut nadi yang pelan dan melemah.

Penanganannya :
- Cari perlindungan dari kondisi lingkungan yang dingin dan terpaan angin, misal membuat Tenda atau Bicav .
- Lepaskan semua pakaian yang basah dan ganti dengan pakaian kering.
- Selimuti korban dengan selimut atau sleeping bag kering dan sudah di hangatkan. Atau jika ada safety blangket yang diseliputi dengan aluminium.
- Baringkan korban dan hindarkan kontak langsung dengan tanah.
- Jangan biarkan penderita tertidur yang berakibat hilang kesadarannya. Karena bisa menyebabkan kematian, karena tubuh penderita akan sangat sulit mengatur suhu tubuh saat tertidur.
- Beri penderita makanan / minuman hangat dan mengandung hidrat arang. Jangan berikan minuman ber – alkohol dan Rokok.
-Jika penderita makin parah, suhu tubuh orang lain juga bagus untuk membatu menghangatkan pederita, suruh seseorang melepas seluruh pakaiannya, dan lepaskan juga seluruh pakaian penderitan satukan mereka dalam satu sleeping bag atau selimut dalam keadaan saling berpelukan.
- Evakuasi secepatnya ke rumah sakit jika kondisi tidak membaik
Batik Pekalongan

Rabu, 25 Juni 2014

Daftar Perlengkapan Kegiatan Mendaki Gunung

Dalam perjalan pendakian ada beberapa hal yang harus di persiapkan oleh seorang pendaki gunung, di ataranya manajemen perjalanan, persiapan fisik dan mental sebelum pendakian, dan tak kalah penting adalah mempersiapkan peralatan pendakian gunung, dengan persiapan matang diharapakan perjalanan kita berjalan sesuai rencana dan terhidara dari bahaya.
Dalam posting kali ini akan membahas peralatan yang sebaiknya di bawah oleh pendaki gunung saat berpetualang ke alam bebas. Pada dasarnya perlatan mendaki gunung itu sendiri bersifat flesible. Dalam artian bisa saja harus di bawa dan bisa juga tidak harus di bawa tergantung kemana, berapa lama dan siapa.


A. Perlengkapan Perseorangan:
  1. Sepatu dan kaus kaki
  2. Tas gunung / Carrier (frame pack , ukuran besar, 30 sampai 100 liter).
  3. One day pack ( ransel/tas kecil untuk mobilitas jarak pendek).
  4. Senter, batre, dan bolam extra.
  5. Ponco atau raincoat.
  6. Matras.
  7. Sleeping bag (kantung tidur).
  8. Topi rimba.
  9. Tempat minum atau vaples.
  10. Korek api dalam wadah waterproof dan lilin.
  11. Obat-obatan pribadi.
  12. Pluit.
  13. Tissue basah dan tissue kering.
  14. Sendal gunung.
  15. Gaiter (untuk pendakian di daerah berpasir).
  16.  Sarung tangan.
  17. Peralatan mandi 
B. Peralatan Kelompok
  1. Tenda (untuk melindungi kita dalam keadaan cuaca buruk)
  2. Kompor.
  3. Peta dan kompas.
  4. Nesting.
  5. Survival kit.
  6. Tali plastik atau webbing (untuk membuat tenda atau bivac)
C. Pakaian
  1. Pakaian dalam
  2. Celana pendek/panjang (jangan yang berbahan dari levis/jeans)
  3. Kaos/t-shirt
  4. Sweater
  5. Jaket (waterfroof)
  6. Sarung
  7. Hem lengan panjang
  8. Pakaian ganti : kaus kaki, kaos, pakaian dalam.
  9. Jas hujan (raincoat) 
D. First Aid kit (p3k)
  1. Betadine
  2. Kapas
  3. Kain kassa
  4. Perban
  5. Rivanol
  6. Alkohol 70%
  7. Obat alergi 
  8. Obat magh
  9. Tensoplast
  10. Parasetamol
  11. Tolak angin
  12. Obat sakit perut
  13. Obat keracunan : Norit
  14. Olarit 
E. Survival kit
  1. Kaca cermin
  2. Peniti
  3. Jarum jahit dan benang
  4. Benang nylon
  5. Mata pancing dan senar pancing
  6. Silet dan cutter
  7. Korek api dalam wadah waterfroof
F.Lain lain
  1. KTP atau kartu identitas apapun 
  2. UANG (ini adalah benda paling penting untuk melakukan perjalanan hehehhe)
  3. Kamera dan film (sekarang dah canggih jadi bawa batre cadangan aja)
  4. Radio kecil dan batre cadangan ( tapi beberapa gunung ada yang tidak boleh membawa Radio, jadi sebelum berangkat cari tau barang apa saja yang tidak boleh di bawa)
  5. Alat komunikasi (HT atua HP)
Sekian daftar perlengkapan yang harus dan tidak harus di bawa mendaki gunung sesuai perjalanan yang akan dituju. Jika ada yang kurang kalian bisa coment dan saya akan menambahkan. Terima kasih.....

Jual Batik

Gunung Gede Via Cibodas

Gara-gara rasa bosan saya? BETUL. Perjalanan kali ini terjadi karena rasa bosan saya karena sudah lama tidak berpetualang. akhirnya saya mengajak Anwar untuk berpetualang kembali, akhirnya tercetuslah untuk melakukan pendakian ke Gunung Gede Pangrango part 2. Saya mulai mengajak teman-teman saya untuk ikut mendaki ke Gunung Gede, awalnya sekitar 12 orang yang ikut dalam pendakian ini tapi terjadi sedikit konflik antara mereka, dengan sedikit rasa kecewa saya, karena dari 12 orang sekarang hanya 5 orang yang ikut saya dalam pendakian, dengan rasa bosan yang sudah tidak bisa saya bendung akhirnya saya memutuskan untuk tetap melaksanakan pendakian walau dengan 5 orang saja, yaitu : Anwar , Saya, Devy, Wiwin, Zabet.

Setelah memutuskan tanggal 26 mei 2014 sampai tanggal 29 mei 2014melakuan pendakian, dan kenapa saya memilih tanggal itu?, di karenakan pada tanggal itu ada hari kejepit atua harpitnas (Hari Kejepit Nasional) hehe, jadi saya cukup mengambil cuty 1 hari saja. Daftar online kami lakukan seperti pendakian sebelumnya.

Sikmasi Pendakian Gunung Gede Pangrango
SIMAKSI sudah siap 1 minggu sebelum pendakian kami heheh. walaupun sedikit kesal sama Anwar, tapi saya tetap berterima kasih kepada Anwar karena sudah meluangkan waktu untuk mengambil SIMAKSI. Sampai-sampai dua kali modar mandir bogor cibodas. Tanggal 24 mei kami mengadakan rapat sebelum melakuakan pendakian, untuk mematangkan lagi persiapan kami, 3 orang wanita yang pertama kali mendaki gunung ini ketakutan karena waktu sisa 2 hari lagi.

Tibalah pada hari H tanggal 26 mei kami berangkat dari bogor menuju cibodas jam 7:00 malam, karena harus menunggu saja dan Anwar pulang kerja, karena Anwar membawa mobil jadi kami tidak perlu repot-repot lagi memikirkan kendaraan menuju cibodas. Anwar janji akan menjeput saya di depan gerbang perumahan, saya diantar adik saya yang paling lebar, jam 7:00 saya sudah menunggu di depan gerbang perumahan, 30menit saya menunggu masih juga belum terlihat juga orang itu. seperti biasa dia datang telat dengan gaya cengengesanya. Setelah merapikan carrier di dalam bagasi mobil kami langsung gass full menuju cibodas jam 8:00pm, untung saja jalur puncak kali ini tidak begitu macet, pukul 10:00pm kami sudah berada di Kantor TamanNasional Gunung Gede Pangrango untuk menitipkan mobil-mobilan Anwar disini hahaha.

Packing ulang sudah selesai kami mulai menyusuri jalan setapak menuju Pos Ranger, sekitar 10 menit berjalan kami sudah sampai di pos rangger, kami sempakan mampir ke warung yang berada di sebrang Pos Ranger untuk minum teh, tak berasa sedang asik ngeteh jam sudah menujukan pukul 11:00pm kami siap-siap jalan tapi jangan lupa bawar dulu tehnya.

Simaksi sudah di cek ranger yang berjaga kami mulai menyusuri jalan setapak berbatu yang tersusun rapi, hanya cahaya headlamp dan sinar bulan saja yang telihat, senandung binatang malam membuat perjalan kami makin seru, sekiranya 1,30 jam sampai lah kami di pos percabangan antara jalur pendakian dan jalur Air Terjun Cibereum, kami memutuskan untuk beristirahat sebentar disini dan menikmati indahnya hutan di sekitar kami yang bergoyang-goyang terkena terpaan angin malam waktu itu.

15 menit kami istirahat kami melanjutkan lagi perjalan, kami mengambil jalan lurus menuju jalur pendakian Gunung Gede Pangrango, jalan disini cukup menguras tenaga tiga pendaki wanita itu, dan sering kali mereka memnita istirahat dan madu ke pada Anwar, Anwar seperti ibu mereka di sana hahahha.

Kira-kira berjalan sudah 2 jam dari pos Air Terjun Cibueruem kami mulai memasuki pos air panas, saya katakan kemereka Pos Air panas adalah pos 8 atau pos terakhir, mohon maaf saya telah membohongi kalian, itu hanya untuk membuat kalian semangat dan tidak ngeluh lagi hehehehe. sampai lah kami di Air Terjun Air panas, untuk kali ini saya tidak mau istirahat di pos sebelum air panas , karena saya pernah merasakan kejangalan di sana.

Jam menujukan pukul 4:00am tanggal 27 mei kami melewati air terjun air panas, saya sempat shock karena jalur air panas tertutup kabut yang sangat tebal, mungkin jarak pandang hanya 30cm saja, dan headlamp tidak mampu menembus kabut itu, akhirnya anwar menjadi bis antar jemput disini, mengatar satu persatu 3 perempuan dalam team kami. dan devy orang terakhir yang di jemput Anwar, setelah melewati air panas wiwin meninta istirahat , sebenernya saya tidak suka istirahat deket Pos Air Panas karena Hawanya beda, 3menit istirahat perjalan kami lanjutkan, kira-kira 30menit kami sudah di Pos Kandang Batu Jam 5:00.

Pos Kandang Batu
Istirahat Di Pos Kandang Batu

Sibuk Mendirikan Tenda
Saya sedang asik Berfoto, Tiga Perempuan Di Belakang SOK Sibuk

Kami berbagi tugas, saya mendirikan tenda, Anwar dan wiwin, zabet masak, sedangkan devy keliling-keliling" dan minta di foto terus sama bang Anwar hahha. tiba" devy datang dengan marah-marah kepada saya,
saya bertanya kepada devy "kenapa lu marah-marah?"
devy : "sialan udah bohongin kita lu"
saya : "bohong apa?"
devy: "katanya ini pos 8 pos terakhir, tadi gua liat di plang ini pos 4"
saya hanya bisa tertawa saja dan devy tetap ngoceh-ngoceh seperti komentator bola. setelah saya beri pernjelasan, baru dia paham >_<.
makan dan tenda sudah siap, saya baru ingat sebelum berangkat mama saya membungkuskan nasi sama ayam goreng untuk saya jadi saya makan nasi mereka makan mie hahahha. Selesai makan kami terkapar karena rasa lelah dan ngantuk sekali. zzzzzzz
Jalur Dari Pos Kandang Batu Menuju Pos Kandang Badak

Kami terbagun jam 11:00 setelah merepikan tenda dan barang-barang kami melajunkan perjalan menuju Pos Kandang Badak, yang kurang lebih 1-2jam dari kandang batu, jalur yang landay (datar) kami lalui dengan sangat santai, sampai di kandang badak kami beristirahat dan masak air untuk membuat susu dan teh, karena air persediaan kami sisa sedikit terpaksa saya harus mengambil air di aliran mata air di dekat pos kandang badak.

Pos Kandang Badak

Suasana Pos Kandang Badak Yang Sangat Ramai
Istirahat Di Pos Kandang Badak


Selesai di kandang badak kami melajutkan menuju Tanjakan Setan. dari Pos Kandang Badak untuk sampai di tanjakan setan memakan waktu 1 jam, bahkan selam di perjalan kami banyak sekali istirahat dan kami mendapat teman baru dari depok yang ternyata dia berangkat 2jam setelah kami berangkat malam kemarin, kami pun makin akrab dengan mereka : Cakil , Ardy, Fahmi, Bayu, bahkan kami berjalan bersama dan saling tunggu satu sma lain.
Istirahat Di Tanjakan Setan

Foto-Foto Masih Berlanjut Bersama Teman Baru

Akhirnya telah melewati jalur vegetasi hutan hujan tropis , menadakan beberapa langkah lagi sampai di puncak gunung gede, sedikit jepret-jepret kami melajutkan munuju puncak untuk menyusul cakil yang mungkin sudah mencapai puncak, tapi zabet terlihat pucat sekali, akhirnya anwar mengambil carrier zabet, karena tidak mungkin keaadan drop membawa carrier, tapi orang ini sudah tau sakit tetep ngotot tidak apa-apa tidak mau ambil pusing Anwar langsung membawa carrier zabet, sekiter 15 kami sampai di puncak dan wajah Anwar yang sangat kelelahan karena membawa 2 carrier duduk tersender dicarier, kami pun berisitirahat dan tidak lupa berfotoria. 

Jalur Menuju Puncak Gede Backgroud Gunung Pangrango

Menikmati Indahnya Alam Indonesia

Gumpalan Kapan hehehhe

Narsis dulu :D

Kawah Gunung Gede
Akhirnya kami bertemu cakil yang sedang tertidur di bawah ribunya pepohonan di puncak Gunung Gede setelah kami bangunkan cakil, kami langsung bergegas menuju surya kencana , surya kencana adalah padang edelwies yang cukup luas, kami melwati jalur yang menurun, tapi kami harus melewati jalur baru yang di buat oleh taman nasional gunung gede pangrango sangat melelahkan karena jalan memutar, sekitar 1 jam saya sampai, karena saya tidak mau beristirahat di jalur, 20menit saya menungu di surken (surya kencana ) rombongan pun datang. kami mencari lahan yang tertutup pohon karena angin di surken cukup kencang dan sangat dingin.
Surya Kencana
Cukup lama mencari kami dapat lahan yang hanya dapat memuat 1 tenda, tapi kami paksakan untuk 2 tenda karena tidak mungkin kami mencari lagi karena sudah mulai gelap, tenda yang sudah berdiri di lahan yang sempit di antara pepohonan itu, membuat kami tergoda untuk istirahat, tapi rasa lapar kami tidak bisa kami hilangkan, karena dari pagi kami hanya sarapan roti saja, masak memasakpun di mulai, saya melihat Cakil dan Teman-temanya memasak nasi, kami tidak memasak nasi karena tidak membawa beras, cakil membagi beras dia sebagian ke pada kami.

Suasana Masak-Memasak

Wajah Yang Sudah Kenyang Makan
Nasi yang kami masak ternyata gosong, hal itu membuat kami sangat kecewa, sudah beras pemberian ternyata gosong, kami menelan rasa kecewa, karena harus memakan mie lagi saat itu, ternyata teman baru kami, membagi masakan dan nasi mereka kepada kami, kami sebenarnya tidak enak untuk menerimanya, tapi mereka memberikan dengan ikhlas, yasudah, tak sedikitpun makan itu tersisa karena rasa lapar yang kami tahan dari pagi, membuat kami makan begitu banyak.

Koki Gunung

Setelah mereka semua selesai makan, mungkin rasa lelah karena perjalan yang cukup menguras tenaga, akhirnya mereka tertidur sangat nyenyak, sedangkan saya dan Cakil masih terjaga saat ini, sebuat cerita pun terbuat hingga larut malam, tapi suasana di surya kencana malam itu masih sangat ramai pendaki yang sedang asik bermain didalam tenda mereka masing-masing, tapi sayang tak terlihat olehku keindahan surya kencana di malam itu, di karenakan kabut tebal menyelimuti keindahanya.
Sudah jam 12:00pm tapi saya dan Cakil belum juga tidur, banyak cerita yang kami bagi disana, dengan di temani suara musik dan segelas kopi kami menikmati malam di surya kencana yang sangat indah itu, jam 1:00 kami kembali ke tenda masing-masing untuk beristirahat.
Jam 5:00 pagi seisi tenda saya terbagun karena saya tidur menindih mereka, sedangkan tenda Cakil masih sunyi, tidak mau kehilangan monent kami keluar tenda untuk berfoto-foto, alangkah indah dan sejuknya udara pagi ini disurya kecana yang tertutup kabut.
Edelweis Yang Tertutup Kabut

Takjub Karena Keindahan Alam

Begitu Indah Cipta'an MU Ini
Kami puas menikmati indahnya surya kencana pagi itu, kami kembali ke tenda dan siap masak sarapan pagi, seperti biasa kami mendapat jatah membuat minuman pengahangat badan sedangkan makanan di buat Cakil. setengah jam berlalu dengan keceriaan, wangi masakan Cakil membuat kami makin tidak tahan untuk cepat-cepat menyantapnya. Semua rongga di perut sudah terisi penuh kami merapikan semuanya termasuk tenda. karena sudah jam 10:00am, semua sudah rapi kami berdoa dan bergegas menuju puncak gunung gede .


Surya Kencana Bersama Teman Baru


Sekiranya 1jam berjalan melewati jalur baru itu kami sampai kembali di puncak gede, dan kami memutuskan istirahat sebentar karena kelelahan. Jam 11 kami siap turun waktu turun sangat melelahkan karena kita harus menahan berat beban dan tubuh kita pada kaki, membuat kaki cepat sekali lelah, akhirnya saya memutuskan lari bersama Fahmi dari puncak gede, sekitar 30 menit kami berdua berlali kami sudah sampai di tanjakan setan, kami memilih jalur alternatif di karenakan di tanjakan setan masih banyak antrian pendaki yang mau naik. kami susah sampai di bawa tanjakan setan dan menunggu yang lain, sekitar 30 menit lalu yang lain datang, kami berdua melanjukan lagi lari kami sampai Pos Kandang Badak.  Bersambung

Setelah beristirahat dan minum sedikit air, saya , cakil, fahmi. Langsung jalan terus sampai di pos rangger cibodas. Karena kami sudah lelah dan tidak kuat menunggu, lagi pula di belakang masih banyak yang lain menjaga perempuan-perempuan di team saya. sekitar 4jam kami berjalan sampailah di pos rangger sekitar jam 3:00sore,

Grosir batik