Tips Mendaki Gunung, Mendaki Gunung, Gunung Indonesia

Senin, 23 Juni 2014

Pulau Kelapa Kepulauan Seribu

Dadakan tapi sangat menyenangkan, itulah perjalan saya kali ini.


Semua bermula dari kami sedang kumpul di jam istirahat kantor kita sedang membahas untuk travelling/adventure kami selanjutnya, tiba-tiba iqbal berkata "bagaimana kita ke pulau, emang gak bosen apa main di pantai terus" yaudah kapan rencana mau kepulau kami bertanya kepada iqbal, aduh sampai lupa , kami di sna ada ber 5, saya , Anwar, Novi, Malik, Noval. Dan Iqbal berkata "hari Jum'at gimana?" zzzzzzzzz 2 hari lagi itu.. "terus lu pada takut?" karena tantangan iqbal kami mengiyakan heheheh. maklum cowo kalau dah di tantang pasti IYA.

Tiba lah hari H tanggal 23- desember -2012 kami berangkat dari kantor, karena motor kami dititip dikantor dan kami mengunakan bis menuju Angke, kami hanya berempat, saya, Anwar, Novi, Iqbal, jam 5 pagi kami dari fatmawati menuju angke, karena jam 5:00 pagi belum ada buyway kami berjalan kaki dari blok M menuju sudirman dan sampai sudirman jam 6:00 pagi, kaki terasa sangat pegal karena jalan sejauh ini, tapi hal itu tidak mengurungkan niat kami untuk liburan di PULAU.

Jalan Kaki Pun Jadi
Setelah membeli karcis dan nunggu beberapa menit buyway petama datang. Selama di buyway kami ngantuk-ngantuk ayam gitu, karena kurang tidur, pukul 7:00 kami sampai di halte buyway yang dekat stasiun kota. Naik metromini menuju Angke, setibanya di angke aduh kita yang kepagian apa orang yg kesiangan masih sepi hahha. Karena metromini tidak masuk ke dalam angke terpksa kami harus berjalan kaki sampai di dermaga, kami harus melewati jalan yang becek dan sangat bau, maklum karena angke itu dermga ikan dan pasar ikan. jadi wajar bau amis semerbak begini.

Di Atas Kapal
Jam 7:30 kapal mulai padat dan penuh sesak untuk saja kami sudah mengambil posisi paling strategis :D
ongkos dari angke menuju pulau tujuan Rp.35,000.,/orang kapal disini semua berangkat jam 8:00am, suara mesin kapal mulai terdengar seperti siap lepas landas menyusuri lautan hehe. kapal seperti berlomba" menuju pulau tujuan mereka, baru saja 10 menit kapal meninggalkan angke salah satu awak kapal berteriak kepada nahkoda untuk menghentikan kapal, eh ternyata ada orang yang terpleset jatoh kelaut, mana orangnya gedut jadi kaya ikan paus gitu hahahhaha.
Pom Bensi Tengah Laut heheh
kapal yang kami tumpangin sangat penuh bahkan kalau bisa di bilang over kapasitas, hampir dari wisatawan lokal sampai mancan segara menjadi satu disini, kapalpun tetap melaju dengan asiknya, seperti tidak menghiraukan terpaan ombak angin barat yang membuat kapal agak olang-oleng hahhah. kami bertanya-tanya mana ini pulau yang kami kunjungin tak kunjung terlihat, sudah hampir 2 jam perjalanan ternyata kapal mulai bersandar di dermaga Pulau Kelapa.
Saya bersorak dalam hati HOREEEEEE sampai juga, kami menunggu di jemput salah satu teman kami yang asli orang Pulau Kelapa bernama Apri, dia pernah janji sma Iqbal kalau kami main ke Pulau Kelapa dia akan aja keliling-keliling pulau :D. kira-kira 15 menit menunggu Apri pun datang dan langsung mengajak kami kerumahnya, kira-kira jam 12:00 siang kami di ajak Apri jalan-jalan Mengelilingi pulau, kami berkeliling dari Pulau kelapa menuju Pulau Harapan, karena kedua pulau ini bersebelahan, jadi cukup dengan jalan kaki saja kita sudah bisa mengelilingi 2 pulau ini.

Perbatasan Pulau Kelapa Dan Pulau Harapan

Tidak Mau Kehilangan Momen Indah

Dermaga Pulau Harapan
Kami pun puas melihat-lihat seluruh isi pulau, kami tergoda dengan jernihnya air seperti kaca ini, kami di ajak Apri ke Pulau Harapan katanya air di sana lebih jernih dan dalam jadi lebih asik berenangnya, kami langsung bergegas menuju Pulau Harapan.
Kedinginan Sehabis Berenang
Berenang Gaya Ngapung Aja
Setelah puas berenang kami di ajak Apri menuju kelurahan, katanya di sana banyak orang mancing, dan para pemuda pemudi yang sedang menikmati senja.

Menikmati Sunrise Di Dermaga Pulau Kelapa

Dermaga Keluaraha
Jam 8:00 malam kami pulang kerumah Apri , eh ternyata ibunya Apri sudah menyediakan makanan, mantap banget , ikan asin ditambah sayur asem ada sambelnya pula, sederhana tapi nikmatnya tiada tara hahhaha #Lebay. kami pun jam 10:00 tidur supaya bisa bangun pagi karena Apri mau mengajak kami keliling pulau sekitar, perkata'an itu menjadi hantu dalam fikiran kami selama tidur hehhe.

Alarm pun berbunyi dring dring dring menunjukan pukul jam 6:00 pagi, >_< pagi itu sarapan pun sudah disediakan, aduh-aduh kita jadi ngerepotin orang tuanya Apri. selesai sarapan Bapak Apri pulang dan berkata, "Apri kapalnya sudah di siapin tuh " yang kami tunggu-tunggu ternyata sudah didepan mata.


Setelah jam 8:00 kami keluar rumah dan membeli alat pancing untuk nanti bisa mancing :D, semua siap bekal makan sudah siap kami naik kapal dan tidak lupa beli solar kapal, kalau mobil mogok bisa di dorong kalau kapal mongok gimana? hahahhahahah. perjalan dimulai ternyata pulau yang akan di kunjungi Pulang Genteng besar.

Pulau Genteng Besar

Senyum Tiada Henti Karena Takjub
Puas foto-foto kami seiapakan alat pancing cuma mengunakan tali nylon, kail, dan tembaga untuk pemberat, saya sempat berfikir apa bisa dapat ikan? karena saya belum pernah mancing dengan cara ini dan ternyata fikiran saya salah besar, saya dapat ikan pertama saya sampai teriak-teriak karena seneng hahahhaha.

Hasil Pancingan Pertama :D
Apri, Stingray, dan abang satu lagi yang lupa saya namanya, dia mau ketengah pulau ambil minum, hahaha, ini pulau tanpa penghuni siapa yang masak? fikir saya, kenapa ga ambil air laut aja dari pada cape-cape ketengah pulau, sedang asik memancing Apri berteriak "minuman datang" ternyata dia masuk ketengah pulau mengambil kelapa muda, nikmat sekali liburan ini, mancing + air kelapa muda, tapi aneh saya melihat badan Apri dan yang lain merah-merah saya tanya kenapa? dia bilang di serbu bala tentara nyamuk di tengah hutan saat ngambil kelapa kwkwkwkkw, kami ketawa sampai sakit perut , rey pun langsung masuk kelaut dan menyelam muncul-muncul di tengah laut, pantas saja hebat, Apri bilang dia itu tourguide di Pulau Pramuka bagian Daiving dan Snorkeling, hehe

Kami Sedang Sibuk Mancing MOA (Belut Raksasa)



Kelapa Muda Segerrrrrrrr

Tidak Lupa Foto-foto


Sisa Kulitnya Aja ahhahahha
Kami mancing sampai lupa waktu , karena asiknya dan mudahnya mendapat ikan :d bahkan ikannya yang sudah kami dapat kami kembalikan lagi ke air.



Hasil Pancingan Kami
Waktu sudah jam 4:00 sore kami bersiap untuk pulang ke pulau kelapa, karena takut kemalam kami bergegas pulang, kalap kami menerjang ombak-ombak yang sangat kuat, bahkan ombak hampir setinggi kapal , dikarenakan sekarang lagi musim angin barat , angin laut menuju pantai , jadi ombaknya dasyat-dasyat sampai kapal kami harus jalan perlahan menaiki ombak, untung saja kapten kapal kami sudah biasa berlayar mencari ikan, tapi di pertengah perjalan pukul 5:00 sore, saya sedikit tegang karena ombak sangat besar.
saya sempat berkata ke pada iqbal,
saya : bal serem kali
Iqbal: tenang aja, nahkoda kita jago.
Saya: serius ni bal?
Iqbal: liat aja muka kaptennya kalau santai kita santai, kalau mukanya cemas kita panik hahah.
pas kami berdua melihat muka Apri >_< ternyata mukanya CEMAS , kami pun panik hahha, dan hanya bisa berdoa berdoa dan berdoa, alhamdulillah kami sampai jga di dermga Pulau Kelapa setelah melewati hantaman ombak yang gila-gilaan, ternyata bapak Apri sudah menggu di dermaga, dan kami bergegas menuju rumah Apri, sampai dirumah kami kena omelan, ibunya Apri berkata, "nelayan aja pulang jam 3 sore kalau lagi angin barat gini kalian pulan hampir jam 6:00 sore , ibu takut kalian kenapa" kami pun meminta maaf karena sudah membuat beliau khawatir.


Dan keesokan harinya kami pulang, liburan yang sangat menyenangkan dan penuh tantangan itu berakhir. terima kasih buat keluarga Apri dan teman-teman apri yang sudah mau menemani kita selama liburan disana. Suatu saat kami kembali ke sana lagi. Amin 
batik embos
Toko batik


Tidak ada komentar:

Posting Komentar