Kemana? Kapan? Pertanyaan itu yang selalu saya tanyakan kepada kawan sekantor saya yang sama-sama pencinta Adventure dan travelling. bosan karena kemarin tahun 2014 kami hanya merayakan dirumah masing-masing kami mengatur rencana agar melakukan perjalan yang tak akan di lupakan lagi. akhirnya Pulau Kelapa Part 2 akan kami lakukan pada tanggal 3 januari 2014, seperti biasa kebiasaan kami mengajak semuanya berlibur awalnya yang ingin ikut banyak, dan nyatanya di hari H hanya 3 orang dan 1 pacar teman kami. yaitu, Saya sendiri Novri Ekadito, Anwar, Iqbal, Cebong anyut.
Karena saya dan anwar bedomisilli di bogor saya dan anwar akan berangkat mengunakan kereta pertama, sedangkan Iqbal yang berdomisilli di tanjung priuk harus menjeput kekasihnya di daerah tanggerang, dan dia harus menginap kost'an Malik karena tidak mungkin harus pulang lagi ke tanjung priuk.
Saya terbangun jam 4 pagi, 3 januari 2014 karena alarm saya berbunyi, setelah saya mulai benar-benar sadar saya menyiapkan semua barang-barang yang akan di bawan sampai hampir jam 5 pagi, dan saya binggung tumben Anwar kali ini tidak bawel menelpon, sms, dan bbm saya, jam sydah menunjukan jam 5:20, karena khawatir anwar lupa saya menelponya, dan ternyata benar, anak satu itu masih tertidur. Akhirnya saya marah menyuruh dia bergegas.
Jam 6:00 3januari kami sampai di stasiun Bojong Gede, karena saya tidak tau harus membeli tiket apa dan bbm saya juga belum di balas anwar saya tanya saja pada penjual tiket. Dia mengatakan kalau ke Angke turun di stasiun Duri. akhirnya saya membeli tiket itu. setelah bertemu Anwar ketereta pertama datang. kami berdua langsung naik dan mencari bangku yang masih kosong. dan ternyata kereta pagi itu sudah penuh sesak. Pas mau memasuki stasiun Gambir kereta tiba-tiba berhenti, sekita 30 menit berhenti kereta mulai jalan kembali jam sudah menunjukan jam 7:45, akhirnya kami sampai di stasiun kota jam 8:20menit, sampai-sampai Iqbal menelpon kami terus menerus.
Tiba juga kami di dermaga Angke tapi kami kaget karena disan sudah tidak ada kapal penyebrangan lagi, berkali bertany
Tiba juga kami di dermaga Angke tapi kami kaget karena disan sudah tidak ada kapal penyebrangan lagi, berkali bertany
Tidak ada komentar:
Posting Komentar